• Tentang UGM
  • Tentang SPs
  • Perpustakaan
  • Protal Mahasiswa
  • IT Center
Universitas Gadjah Mada Program Studi
Magister Manajemen Bencana
Universitas Gadjah Mada
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
    • PENGANTAR
    • VISI DAN MISI
  • Akademik
    • Pendaftaran
    • Silabus
    • Mata Kuliah
    • Dosen Pengajar
    • Perkuliahan
  • Gallery
  • KONTAK KAMI
  • Publikasi MMB
  • Beranda
  • Berita
  • Mahasiswa MMB UGM Kembangkan Metode Kombinasi untuk Penentuan Area Prioritas Banjir di Kabupaten Kendal

Mahasiswa MMB UGM Kembangkan Metode Kombinasi untuk Penentuan Area Prioritas Banjir di Kabupaten Kendal

  • Berita
  • 7 August 2025, 04.53
  • Oleh: juwandi_sps
  • 0

Bertempat di Ruang 410 Gedung Sekolah Pascasarjana UGM, pada tanggal 15 Juli 2025, seminar hasil tesis mahasiswa Magister Manajemen Bencana (MMB) Riska Iin Oktarina dengan judul “Penentuan Area Prioritas Program Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Banjir Melalui Pengembangan SNI 8197 Tahun 2015 (Kasus di Kabupaten Kendal)” digelar.  Riska menawarkan pendekatan yang efisien dan akurat dalam pemetaan rawan banjir untuk mendukung pengambilan keputusan kebencanaan yang lebih tepat sasaran.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya cakupan pemetaan rawan banjir di Indonesia dan kebutuhan mendesak akan metode yang dapat mempercepat serta memperbaiki akurasi pemetaan. Kabupaten Kendal, sebagai wilayah dengan indeks risiko banjir yang tinggi, dipilih sebagai lokasi studi. Mengacu pada dokumen Rencana Nasional Penanggulangan Bencana (RENAS PB), peningkatan kesiapsiagaan dan pencegahan adalah sasaran utama dalam upaya pengurangan risiko bencana nasional. Dalam penelitiannya, Riska membandingkan metode standar pemetaan banjir yang telah diatur dalam SNI 8197:2015 dengan pendekatan alternatif berbasis Geometric Flood Index (GFI) yang dikombinasikan. Hasilnya menunjukkan bahwa metode kombinasi memiliki akurasi lebih tinggi dengan nilai Overall Accuracy mencapai 85,23% dan Kappa Coefficient 0,70, jauh lebih unggul dibanding metode SNI yang hanya mencapai 72,82% dan 0,47. Artinya, pendekatan baru ini mampu meningkatkan keandalan dalam identifikasi zona rawan banjir.

Lebih dari sekadar pemetaan, penelitian ini mengarah pada penentuan area prioritas untuk program pencegahan dan kesiapsiagaan banjir, yang dibedakan ke dalam tiga jenis ancaman: banjir bandang, banjir sungai, dan banjir pesisir. Tercatat, untuk banjir sungai saja, terdapat 105 desa dengan prioritas pertama yang direkomendasikan untuk intervensi struktural dan non-struktural, seperti pembangunan tanggul, penyusunan rencana kontingensi, pemasangan sistem peringatan dini, hingga pelatihan dan simulasi bencana di masyarakat. Tak hanya itu, Riska juga mengevaluasi program-program yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kendal dan memberikan saran strategis untuk optimalisasi. Penelitiannya menyarankan integrasi pendekatan pemetaan ini ke dalam perencanaan spasial daerah serta penggunaan resolusi data topografi yang lebih tinggi untuk meningkatkan hasil di masa depan.

Penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan risiko bencana berbasis data, di mana ketepatan spasial menjadi kunci dalam menyusun kebijakan adaptif di tengah krisis iklim dan meningkatnya frekuensi banjir di Indonesia. Dengan metode yang lebih adaptif, efisien, dan berbasis bukti, Riska menegaskan pentingnya inovasi teknis dalam mendukung ketangguhan wilayah, khususnya di tingkat lokal.

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Recent Posts

  • Prof. Ir. Dr. Dina Ruslanjari, M.Si. Raih Penghargaan Publikasi Terbaik dalam Insan UGM Berprestasi 2025
  • Mahasiswa MMB UGM Paparkan Hasil Penilaian Risiko Multibencana Bangunan Cagar Budaya Nasional di Kota Yogyakarta
  • Seminar Proposal Tesis Angkat Isu Kesiapsiagaan Kelembagaan dan Wisata Edukasi Geohazard di Geopark Sumbu Imajiner Yogyakarta
  • Mahasiswa MMB UGM Paparkan Hasil Penelitian Penguatan Kapasitas Forum Anak Umbulharjo dalam Menghadapi Erupsi Merapi
  • Mahasiswa MMB UGM Kaji Dampak Relokasi Pascabencana di Timor-Leste dalam Seminar Proposal Tesis
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Magister Manajemen Bencana

Sekolah Pascasarjana Lintas Disiplin

Universitas Gadjah Mada,

Jl. Teknika Utara, Pogung, Sleman, Yogyakarta, 55281

Telp:+62 811-284-680|Email: mmb@ugm.ac.id

© 2017 Magister Manajemen Bencana - Universitas Gajah Mada

AbstrakDosen PengajarMata KuliahKONTAK KAMI

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY