Yogyakarta, 9 Desember 2025 — Prof. Ir. Dr. Dina Ruslanjari, M.Si., dosen sekaligus Kaprodi Magister Manajemen Bencana, Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM), berhasil meraih Penghargaan Insan UGM Berprestasi 2025 sebagai Pemenang Kategori “Publikasi Terbaik Tema Ketangguhan Sosial Budaya Masyarakat” dengan judul publikasi ‘From Vulnerability to Resilience: Examining the Sister Village Program’s Approach to Volcanic Disaster Risk Reduction using the DROP Model’. Prestasi ini diumumkan dalam Malam Anugerah Insan UGM Berprestasi sebagai bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-76 UGM di Grha Sabha Pramana, Bulaksumur, Sleman.
Berita
Program Studi Magister Manajemen Bencana (MMB) Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan kegiatan akademik berupa Seminar Hasil Tesis pada Selasa, 18 November 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang 410 Lantai 4 Unit 1 Gedung Sekolah Pascasarjana UGM dan menjadi bagian dari tahapan akhir penyelesaian studi mahasiswa MMB.
Pada kesempatan tersebut, Andri Pratiwi mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul “Penilaian Risiko Multibencana Bangunan Cagar Budaya Nasional di Kota Yogyakarta”, di bawah bimbingan Prof. Dr.rer.nat. Djati Mardiatno, M.Si. sebagai Pembimbing Utama dan Dr. Ir. Bambang Kun Cahyono, S.T., M.Sc., IPU. sebagai Pembimbing Pendamping.
Program Studi Magister Manajemen Bencana (MMB), Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, menyelenggarakan Seminar Proposal Tesis mahasiswa atas nama Silfani pada Jumat, 19 Desember 2025, bertempat di Ruang 410 Lantai 4 Unit 1 Gedung Sekolah Pascasarjana UGM. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan akademik wajib dalam proses penyusunan tesis mahasiswa MMB.
Dalam seminar proposal tersebut, Silfani mempresentasikan rencana penelitian berjudul “Kapabilitas Kesiapsiagaan Kelembagaan untuk Wisata Edukasi Geohazard di Geopark Sumbu Imajiner Yogyakarta: Analisis DPSIR”, yang dibimbing oleh Prof. Dr. Sri Rum Giyarsih, M.Si. sebagai Pembimbing I dan Dr. Bevaola Kusumasari, S.IP., M.Si. sebagai Pembimbing II.
Program Studi Magister Manajemen Bencana (MMB), Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, telah menyelenggarakan Seminar Hasil Tesis mahasiswa atas nama Nabila Auriel Fajarian pada Selasa, 23 Desember 2025, secara daring.
Dalam seminar tersebut, Nabila mempresentasikan hasil penelitian tesis berjudul “Penguatan Kapasitas Forum Anak Umbulharjo dalam Menghadapi Bencana Erupsi dengan Pemberdayaan Berbasis Proyek”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko erupsi Gunung Merapi di Kabupaten Sleman, khususnya di Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, serta pentingnya pendekatan mitigasi bencana yang berbasis komunitas dan partisipatif, termasuk pelibatan anak sebagai kelompok rentan sekaligus agen perubahan.
Program Studi Magister Manajemen Bencana (MMB), Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, menyelenggarakan Seminar Proposal Tesis mahasiswa atas nama Eleonora Fátima João Martins pada Jum’at, 12 Desember 2025, bertempat di Ruang 410 Lantai 4 Unit 1 Gedung SPs UGM. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan akademik mahasiswa dalam menyusun penelitian tesis.
Dalam seminar tersebut, Eleonora mempresentasikan proposal tesis berjudul “Analisis Dampak Relokasi Pascabencana terhadap Sosial-Ekonomi Penduduk Bantaran Sungai Comoro, Dili, Timor-Leste”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengalaman bencana banjir dan longsor yang dipicu Siklon Seroja pada tahun 2021, yang berdampak signifikan terhadap permukiman masyarakat di bantaran Sungai Comoro, Kota Dili. Sebagai respons, pemerintah Timor-Leste melaksanakan kebijakan relokasi pascabencana yang berpotensi menimbulkan perubahan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.
Mahasiswa MMB UGM Paparkan Hasil Penelitian Kesiapan Evakuasi Masyarakat terhadap Banjir Lahar Hujan di Sub-DAS Batang Malana
Yogyakarta — Program Studi Magister Manajemen Bencana, Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, menggelar seminar hasil penelitian yang menampilkan pemaparan komprehensif dari Fadhly Zul Akmal mengenai tingkat kesiapan evakuasi masyarakat terhadap bahaya banjir lahar hujan di Sub-DAS Batang Malana, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Penelitian ini menjadi penting mengingat aktivitas Gunung Marapi yang masih berlangsung serta peristiwa banjir lahar pada 2024 yang memberikan dampak signifikan pada masyarakat sekitar.
Yogyakarta — Program Magister Manajemen Bencana Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan seminar hasil penelitian mahasiswa, kali ini menghadirkan pemaparan dari Stella Mariska Yuncie yang mengangkat tema tata kelola multi-level dalam penanganan darurat kekeringan di Kabupaten Bekasi. Penelitian ini berangkat dari kecenderungan meningkatnya kejadian kekeringan di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, dengan data BNPB menunjukkan fluktuasi signifikan antara 2019 hingga 2024. Kondisi tersebut mendorong kebutuhan evaluasi yang lebih mendalam terhadap koordinasi lintas sektor dan respons darurat di tingkat daerah.
Program Magister Manajemen Bencana Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan ujian proposal tesis bagi mahasiswa angkatan 2024, Firli Yogiteten Sunaryoko, yang mempresentasikan rencana penelitiannya berjudul “Koproduksi Pengetahuan Kebencanaan Berbasis Komunitas: Upaya Pembentukan Kesadaran Risiko Bencana di Palu Pascagempa 2018.” Ujian yang berlangsung pada 28 November 2025 tersebut dipimpin oleh dua pembimbing, Prof. Dr. Ir. Dina Ruslanjari, M.Si. dan Prof. Dr. Sri Rum Giyarsih, S.Si., M.Si., yang bersama para mahasiswa yang hadir memberikan masukan mengenai arah metodologis penelitian ini.
Yogyakarta — Gerakan sosial-ekonomi Bantu Petani yang diinisiasi oleh Masjid Nurul Ashri Yogyakarta kini menjadi contoh praktik baik dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan pemberdayaan berbasis komunitas.
Tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada yang terdiri dari Akhmad Aminullah, Silfani, Misran, Muhammad Taqy, dan Dina Ruslanjari memperkenalkan inovasi riset bertajuk “Transformasi Kedaulatan Pangan: Model Pemberdayaan Petani Berbasis Masjid Untuk Ketahanan Pangan Dan Pertanian Tangguh Terhadap Perubahan Iklim” sebagai kontribusi nyata dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim).
Yogyakarta – Program Magister Manajemen Bencana (MMB) Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan seminar hasil tesis Andri Pratiwi pada Selasa, 18 November 2025. Dalam presentasi yang berjudul “Penilaian Risiko Multibencana Bangunan Cagar Budaya Nasional di Kota Yogyakarta,” Andri menyoroti urgensi perlindungan cagar budaya di tengah meningkatnya intensitas bencana di Indonesia. Ia mengawali pemaparan dengan menunjukkan bahwa World Risk Report 2024 menempatkan Indonesia sebagai negara berisiko bencana tertinggi kedua di dunia dengan nilai indeks 41,13, sementara data DIBI BNPB merekam 2.107 kejadian bencana sepanjang 2024. Situasi tersebut semakin relevan bagi Yogyakarta, kota dengan konsentrasi tinggi bangunan cagar budaya yaitu sebanyak 478 entitas, yang sekaligus berada pada area rawan gempabumi, banjir, kekeringan, cuaca ekstrem, letusan gunungapi, dan kebakaran.