• Tentang UGM
  • Tentang SPs
  • Perpustakaan
  • Protal Mahasiswa
  • IT Center
Universitas Gadjah Mada Program Studi
Magister Manajemen Bencana
Universitas Gadjah Mada
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
    • PENGANTAR
    • VISI DAN MISI
  • Akademik
    • Pendaftaran
    • Silabus
    • Mata Kuliah
    • Dosen Pengajar
    • Perkuliahan
  • Gallery
  • KONTAK KAMI
  • Publikasi MMB
  • Beranda
  • Berita
  • Mahasiswa Magister UGM Paparkan Kerangka Tata Ruang Berbasis Risiko Bencana untuk Kabupaten Magelang

Mahasiswa Magister UGM Paparkan Kerangka Tata Ruang Berbasis Risiko Bencana untuk Kabupaten Magelang

  • Berita
  • 18 November 2025, 04.14
  • Oleh: juwandi_sps
  • 0

Yogyakarta, 7 November 2025 — Program Magister Manajemen Bencana Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Seminar Proposal Penelitian atas nama Menif Kurniado  pada hari Jum’at, 7 November 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang 410, Lantai 4 Unit 1, Gedung SPs UGM, dan dihadiri oleh tim pembimbing serta mahasiswa pascasarjana lainnya.

Proposal penelitian Menif yang berjudul “Kerangka Kerja Perencanaan Tata Ruang Berbasis Risiko Bencana: Studi Kasus Kabupaten Magelang” mengangkat isu strategis mengenai urgensi integrasi antara perencanaan tata ruang dan pengurangan risiko bencana (PRB) di wilayah dengan kompleksitas ancaman tinggi seperti Kabupaten Magelang. Dalam paparannya, Menif menjelaskan bahwa Magelang merupakan kawasan multibahaya yang dikelilingi lima gunung besar, termasuk Gunung Merapi, serta mengalami peningkatan kejadian bencana, intensitas pemanfaatan ruang, dan kerugian ekonomi dalam beberapa tahun terakhir.

Penelitian ini berangkat dari fakta adanya kesenjangan antara informasi risiko dan kebijakan tata ruang, sebagaimana tercermin pada belum optimalnya integrasi Kajian Risiko Bencana (KRB) ke dalam RTRW Kabupaten Magelang. Berdasarkan tinjauan literatur dan dokumen kebijakan, Menif menyoroti problem struktural berupa lemahnya pedoman teknis, keterbatasan koordinasi antarlembaga, dan tantangan implementasi di daerah.

Dalam proposal yang dipresentasikan, Menif mengusulkan pendekatan mixed-methods explanatory, yang mengombinasikan analisis spasial kuantitatif melalui penilaian perubahan tutupan lahan (LULC) dan Urban Expansion Intensity Index (UEII) dengan analisis kualitatif berupa wawancara mendalam dengan aktor perumus kebijakan. Melalui integrasi dua pendekatan ini, peneliti berharap mampu mengidentifikasi zona kontradiksi antara intensitas pembangunan dan tingkat risiko multibahaya, sekaligus mendiagnosis hambatan kebijakan yang mengakibatkan ketidaksinkronan tersebut.

Hasil penelitian nantinya diarahkan untuk menghasilkan kerangka kerja perumusan kebijakan tata ruang berbasis risiko yang bersifat aplikatif, dapat digunakan pemerintah daerah, dan mendukung pengarusutamaan PRB ke dalam pembangunan wilayah Magelang. Kerangka ini diharapkan menjadi policy input yang menjembatani kesenjangan antara data risiko bencana dan ketentuan zonasi tata ruang.

Dalam sesi tanya jawab, tim pembimbing yang terdiri dari Prof. Dr. Lutfi Muta’ali, S.Si., M.T. dan Prof. Dr. Ir. Dina Ruslanjari, M.Si. memberikan sejumlah masukan konseptual dan teknis, terutama terkait kejelasan indikator spasial serta elaborasi pada aspek kebijakan setelah keluarnya Perda RTRW Kabupaten Magelang Nomor 7 Tahun 2024. Para peserta seminar juga memberikan pertanyaan kritis mengenai relevansi model RBPA serta aspek implementatif kerangka kerja yang akan dirumuskan.

Seminar Proposal ini menjadi langkah awal penting bagi Menif Kurniado menuju penyusunan tesis dan penelitian lapangan, yang dijadwalkan berlangsung mulai awal tahun 2026. Kegiatan ditutup dengan arahan pembimbing dan persetujuan untuk melanjutkan ke tahap revisi proposal sebelum memasuki Ujian Proposal sesuai jadwal akademik program studi.

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Recent Posts

  • Prof. Ir. Dr. Dina Ruslanjari, M.Si. Raih Penghargaan Publikasi Terbaik dalam Insan UGM Berprestasi 2025
  • Mahasiswa MMB UGM Paparkan Hasil Penilaian Risiko Multibencana Bangunan Cagar Budaya Nasional di Kota Yogyakarta
  • Seminar Proposal Tesis Angkat Isu Kesiapsiagaan Kelembagaan dan Wisata Edukasi Geohazard di Geopark Sumbu Imajiner Yogyakarta
  • Mahasiswa MMB UGM Paparkan Hasil Penelitian Penguatan Kapasitas Forum Anak Umbulharjo dalam Menghadapi Erupsi Merapi
  • Mahasiswa MMB UGM Kaji Dampak Relokasi Pascabencana di Timor-Leste dalam Seminar Proposal Tesis
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Magister Manajemen Bencana

Sekolah Pascasarjana Lintas Disiplin

Universitas Gadjah Mada,

Jl. Teknika Utara, Pogung, Sleman, Yogyakarta, 55281

Telp:+62 811-284-680|Email: mmb@ugm.ac.id

© 2017 Magister Manajemen Bencana - Universitas Gajah Mada

AbstrakDosen PengajarMata KuliahKONTAK KAMI

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY