Program Studi Magister Manajemen Bencana (MMB), Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, telah menyelenggarakan Seminar Hasil Tesis mahasiswa atas nama Nabila Auriel Fajarian pada Selasa, 23 Desember 2025, secara daring.
Dalam seminar tersebut, Nabila mempresentasikan hasil penelitian tesis berjudul “Penguatan Kapasitas Forum Anak Umbulharjo dalam Menghadapi Bencana Erupsi dengan Pemberdayaan Berbasis Proyek”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko erupsi Gunung Merapi di Kabupaten Sleman, khususnya di Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, serta pentingnya pendekatan mitigasi bencana yang berbasis komunitas dan partisipatif, termasuk pelibatan anak sebagai kelompok rentan sekaligus agen perubahan.
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model pemberdayaan berbasis proyek (project-based empowerment) guna meningkatkan kapasitas Forum Anak Umbulharjo dalam mitigasi bencana erupsi, mengidentifikasi kendala yang dihadapi organisasi anak dalam penguatan kapasitas kebencanaan, serta menyusun rekomendasi strategis untuk memperkuat peran Forum Anak dalam membangun ketangguhan masyarakat. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research dengan pendekatan mixed methods, melalui pre-test dan post-test, wawancara mendalam, observasi, serta telaah dokumen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan berbasis proyek mampu mendorong partisipasi aktif anak, meningkatkan kapasitas individu dan kelembagaan Forum Anak, serta memperkuat literasi dan kesiapsiagaan bencana. Namun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan program kebencanaan yang berkelanjutan, koordinasi lintas sektor, dan dinamika internal organisasi.
Dalam penelitian ini Nabilla dibimbing oleh Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, S.T., M.T., Ph.D. selaku pembimbing utama dan Prof. Dr. Sri Rum Giyarsih, M.Si. selaku pembimbing pendamping, serta dihadiri oleh dosen dan mahasiswa Magister Manajemen Bencana. Melalui penelitian ini, diharapkan model pemberdayaan yang dikembangkan dapat menjadi rujukan bagi penguatan peran anak dalam pengurangan risiko bencana di wilayah rawan bencana lainnya.